Langsung ke konten utama

Ingin Anak Lebih Bahagia saat Dewasa? Lakukan Ini Sejak Kecil

Berita Akurat - Pada tahun pertama kehidupan anak, ia akan menerima infromasi dari lingkungan sekitar, paling besar dari lingkungan keluarga. Di masa kanak-kanak, mereka mulai membentuk kepribadian bahkan bahasa yang didengar akan membentuk bahasa mereka jika kelak dewasa.
Untuk itu, sangat penting memberikan pelajaran tertentu pada momen awal ini, sehingga anak dapat membangun fondasi untuk mereka keterampilannya, dan menjadi lebih kompleks saat deasa nanti. Dilansir AkuratParenting dari laman Brightside.me ada 5 hal yang harus anak pelajari pada masa kecil agar menjadi lebih bahagia saat dewasa.
Mengajarkan bahasa kedua
Penelitian menujukan bahwa anak-anak yang belajar bahasa selain bahasa utamanya akan beradaptasi lebih cepat untuk berubah, memiliki memori yang lebih baik dan pemahaman bahasa yang baik secara umum. Selain itu, anak akan bisa menikmati memilih banyak pilihan karir pada masa dewasa.
Berenang
Dalam menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan olahraga, tentu kita akan mendapatkan kehidupan yang lebih sehat. Dengan berenang, anak akan menyelamatkan hidup mereka dalam situasi ekstrem. Selain itu akan memperkuat tubuh, mereka bisa membangun dan mengembangkan koordinasi dengan baik. Berenang juga membantu otak anak tetap sehat lebih lama.
Musik
Journal of Neuroscience menerbitkan sebuah studi yang ditemukan bahwa belajar memainkan instrumen musik dapat meningkatkan keterampilan pendengaran dan mampu membantu menunda penuaan kapasitas otak. Hal ini karena ketika memainkan musik, beberapa sistem otak akan aktif seperti motorik dan persepsi. Jika anak tumbuh dewasa akan lebih baik untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri secara kreatif.
Daur ulang barang bekas
Dengan cara mengajarkan daur ulang barang bekas sejak kecil, tentu sangat berkontribusi meninggalkan dunia yang lebih baik untuk generasi berikutnya. Dengan daur ulang ,terbukti akan meningkatkan kreativitas dan psychomotricity. Di Spanyol, pengajar daur ulang di sekolah membantu meningkatkan kesadaran tentang konsumsi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Masak bersama
Dengan memasak bersama, akan membangun hubungan dengan anak, terutama terhadap makanan. Jika melibatkan mereka dalam menyiapkan hidangan, mereka akan lebih berhati-hati saat makan dan kecil kemungkinan mengkonsumsi junk food. Hanya dengan mengikuti resep, mereka akan belajar pentingnya mengikuti petunjuk dan akan mengeksplorasi setiap bahan dengan indera mereka.[]

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanggapan dan Harapan Maudy Ayunda soal Kasus Bullying Kepada Anak

Berita Akurat -  Selain memiliki paras cantik dan suaranya merdu, penyanyi sekaligus aktris  Maudy Ayunda  memang dikenal sebagai wanita yang sangat peduli terhadap pendidikan. Terbukti, dirinya berhasil lulus dari kampus bergengsi, dengan gelar S1dari Oxford University, Inggris. Tak cukup di situ, dirinya akan segera melanjutkan S2 tahun 2019 ini, di Harvard University, Amerika Serikat. Sebagai salah satu wanita yang perduli pada dunia pendidikan, dirinya memiliki tanggapan tersendiri pada banyak kasus yang akhir-akhir ini viral, yang mencoreng dunia pendidikan di Indonesia.  Anak -anak berseragam sekolah melakukan  bullying. "Dunia pendidikan tercoreng oleh  bullying?  Justru Menurut aku solusi dari  bullying  itu sendiri adalah pemberian pendidikan yang baik," katanya kepada  AkuratParenting,  di Sheraton Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Menurutnya, adanya kejadian  bullying  pada anak...

Bahaya nih, Daging Olahan Picu Kanker

Berita Akurat -  Jangan terlalu sering mengonsumsi daging olahan. Itu berbahaya! Sekali lagi! Itu berbahaya! Hanya makan sedikit daging olahan seperti bacon setiap hari bisa memicu kanker usus. Itu diungkapkan dari hasil penelitian Universitas Oxford yang didanai oleh Cancer Research UK. Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga memperingatkan mengonsumsi daging merah olahan juga berbahaya. Para peneliti menganalisis data setengah juta orang yang diperoleh dari Biobank. Ternyata, 40 orang dari sebanyak 10 ribu orang yang mengonsumsi 21 gram daging olahan menderita kanker usus. Selain itu, mereka juga meneliti 2609 orang yang mengalami kanker usus selama enam tahun.  “Kajian ini meunjukkan semakin banyak daging yang kamu konsumsi, maka kamu semakin berisiko terkena kanker,” ujar Emma Shields, manajer iformasi dari Cancer Research UK, dilansir BBC pada Jumat (19/4). “Semakin sedikit mengonsumsi daging olahan, maka semakin sedikit kemungkinan terkena kanker usus,”...

Wisatawan Tetap Ramai Walaupun Air Terjun Niagara lagi Membeku

Berita Akurat -  Air terjun   Niagara   memang menjadi magnet wisatawan asing berkunjung ke   Amerika Serikat   (AS). Bagaimana dengan musim dingin seperti sekarang? Ya, air terjun   Niagara   kini membeku. Tapi, masih banyak wisatawan yang datang berkunjung ke sana. Banyak wisatawan mengungah foto  Niagara  yang membeku ke media sosial. Itu menjadi pemandangan langka. Temperatur yang membeku di sebagian AS menyebabkan air terjun juga membeku. “Sesuatu yang bergerak seperti air terjun seharusnya sulit membeku,” kata Stuart M Evans, asisten profesor Departemen Geografi di Universitas Buffalo, dilansir Fox News pada Rabu (23/1). Namun, tidak demikian dengan air terjun  Niagara yang bisa membeku. Seperti diungkapkan pengelola air terjun  Niagara , pembekuan tersebut memang terjadi setiap musim dingin tiba. Air sungai itu berubah menjadi es. Ketebalan salju yang turun di kawasan tersebut juga sudah mencapai 40 cm. Sumber ...